QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Kenapa Idul Adha Lebih Agung Daripada Idul Fitri?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَعْظَمُ الْأَيَّامِ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمُ النَّحْرِثُمَّ يَوْمُ الْقَرِّ

"Hari yang paling agung di sisi Allah adalah hari an Nahr, kemudian hari Al Qarr.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, An Nasa`I, Hakim dan Ibn Khuzaimah)

An Nahr berarti penyembelihan. 10 Dzulhijah disebut dengan hari An Nahr karena hari tersebut adalah permulaan syariat penyembelihan hewan kurban. 11 Dzulhijah disebut hari Al Qarr (hari menetap) karena pada hari tersebut orang-orang yang mengerjakan ibadah haji bermalam dan menetap di Mina.

Hadis di atas menunjukkan bahwa hari An Nahr adalah hari yang paling agung di sisi Allah. Hari An Nahr adalah hari haji akbar yang disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan termasuk hari raya umat islam.

Hari An Nahr atau Idul Adha lebih utama daripada Idul Fitri. Hal ini karena pada Idul Adha terdapat pelaksanaan shalat, penyembelihan, keutamaan dalam sepuluh hari Dzulhijah, serta keutamaan tempat dan waktu yang agung bagi orang-orang yang melaksanakan ibadah haji. Sedangkan pada Idul Fitri terdapat pelaksanaan shalat dan sedekah, tentunya sembelihan lebih utama daripada sedekah.

Ibnul Qayyim berkata, “Penyembelihan yang dilakukan di waktu mulia lebih afdhol daripada sedekah senilai penyembelihan tersebut.” (Talkhish Kitab Ahkam Al Udhiyah wadz Dzakaah)