QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Keutamaan Puasa 6 Hari di Bulan Syawal

Alhamdulillah, kita telah memasuki bulan Syawal. Sebagaimana kita ketahui ada amalan utama di bulan ini, yaitu puasa enam hari di bulan Syawal.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)

Para ulama mengatakan bahwa berpuasa seperti setahun penuh asalnya karena setiap kebaikan semisal dengan sepuluh kebaikan yang semisal.

Bulan Ramadhan (puasa sebulan penuh) sama dengan (berpuasa) selama sepuluh bulan (30 x 10 = 300 hari = 10 bulan) dan puasa enam hari di bulan Syawal sama dengan (berpuasa) selama dua bulan (6 x 10 = 60 hari = 2 bulan).

Jadi seolah-olah jika kita melaksanakan puasa Syawal dan sebelumnya berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan, maka kita seperti melaksanakan puasa setahun penuh.

Di antara faedah melakukan puasa enam hari di bulan Syawal adalah:
- Puasa Syawal menggenapkan ganjaran berpuasa setahun penuh
- Puasa Syawal menyempurnakan kekurangan yang ada pada puasa Ramadhan
- Melakukan puasa Syawal tanda diterimanya amalan puasa Ramadhan
- Melakukan puasa Syawal adalah bentuk syukur kepada Allah
- Melakukan puasa Syawal menandakan bahwa ibadahnya kontinu setelah puasa Ramadhan

“Barang siapa yang melakukan dan menyelesaikan suatu ketaatan, maka di antara tanda diterimanya amalan tersebut adalah dimudahkan untuk melakukan amalan ketaatan lainnya.” (Lathaif Al Maarif; 399)