QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Mayoritas Bukan Merupakan Kriteria Kebenaran

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَإِن تُطِعۡ أَكۡثَرَ مَن فِي ٱلۡأَرۡضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّ وَإِنۡ هُمۡ إِلَّا يَخۡرُصُونَ 

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).”  (QS. Al-An’am: 116)

Jadikanlah agama ini sebagai ukuran, maka jika kamu melihat umat manusia berjalan di atas kebathilan maka jauhilah dan janganlah kamu berjalan bersama mereka, dan jangan pula kamu berdalih dengan banyaknya jumlah manusia yang berada di jalan tersebut, karena jumlah yang banyak sebagian besar mereka berada di atas kesesatan, Allah telah berfirman:

"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.”

“Dan sebahagian besar manusia tidak akan beriman — walaupun kamu sangat menginginkannya." (QS. Yusuf : 103)

Di antara sebab terbesar runtuhnya beberapa da'i dari jalan dakwah yang mereka tempuh, adalah mereka menjadikan banyaknya jumlah pengikut sebagai ukuran keberhasilan suatu dakwah; dan hakikatnya ittiba' (mengikuti) kepada syaiton itu jumlahnya lebih banyak daripada ittiba' kepada Rasulullah, perhatikan firman Allah:

"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah"

Karena siapapun yang bersandar kepada jumlah yang banyak, dan menganggapnya sebagai timbangan, maka tidak diragukan lagi keikutsertaannya dalam kelompok yang banyak itu.

[Li Yaddabbaru Ayatih, Syaikh Umar bin Abdullah al-Muqbil]