QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Hukum Bacaan Mad Thobi’i

Kata Mad berasal dari bahasa Arab yang berarti memanjangkan. Sedangkan secara istilah, menurut Qamhawi Mad adalah memanjangkan suara huruf mad Ketika bertemu Hamzah atau Sukun.

Secara umum, bacaan Mad berlaku pada satu tempat yang diberi istilah khusus dengan Huruf Mad menurut al-Jazari. Asy-Syathibi juga sependapat dengan al-Jazari, hanya saja tidak menggunakan istilah tersebut. 

Huruf Mad adalah ketika ada Alif Sukun yang sebelumnya huruf berharokat Fathah (مَاْ), Ya’ Sukun yang sebelumnya huruf berharokat Kasrah (مِيْ), dan Wawu Sukun yang sebelumnya huruf berharokat Dhomah (مُوْ). Ketiga hukum bacaan diatas dikenal dengan istilah Mad Ashli atau Mad Thobi’i. Dari Mad Thobi’i ini kemudian muncul berbagai cabang Mad lainnya.

Cara membaca lafaz mad thobi’i adalah dengan memanjangkan suara bacaan dua harokat (dua ketukan).

Contoh Bacaan Mad Thobi’i:

إِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَإِيَّاكَ نَسۡتَعِينُ 

فِي دِينِ ٱللَّهِ

كُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ