QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Hukum Bacaan Ra' (Bag. 2)

Kali ini kita akan bahas hukum bacaan  Ra` bagian kedua yaitu Ra` Tarqiq.

Tarqiq (تَرْقِيْقٌ) berasal dari kata (رَقَّقَ) yang berarti menipiskan. Sedang yang dimaksud dengan bacaan tarqiq adalah membunyikan huruf-huruf tertentu dengan suara atau bacaan tipis. 

Jadi, tarqiq merupakan bacaan yang tipis dengan cara mengucapkan huruf di bibir (mulut) agak mundur sedikit dan tampak agak meringis.

Ra' Tarqiq adalah cara membaca huruf ra dengan Tarqiq (tipis). karena sebab berikut: 

- Ra’ yang berbaris kasrah.

Contohnya: أبْصَرِهِمْ 

- Ra' yang bertanda sukun setelah huruf yang berbaris kasrah dan bertemu dengan huruf yang bukan huruf isti'la'.

Contohnya: فِرْعَوْنَ

- Ra’ sukun karena waqof sebelumnya terdapat huruf sukun yang bukan huruf isti'la' dan sebelum huruf bertanda sukun itu, terdapat huruf yang berbaris kasrah.

Contohnya: حِجْرٍ

- Ra’ sukun karena waqof dan sebelumnya terdapat huruf ي yang bertanda sukun dan sebelum huruf ي bertanda sukun ini, terdapat huruf yang berbaris fathah atau kasrah.

Contohnya: نَصِيْرٍ