QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Karakteristik Orang Yang Bertakwa

Allah menyiapkan surga untuk orang-orang yang bertakwa, yaitu mereka yang meninfakkan hartanya diwaktu lapang maupun susah, yang senantiasa menahan amarahnya, yang senantiasa memaafkan kesalahan orang lain.

Sebagaimana Allah berfirman,

ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِى ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلْكَٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ

“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran: 134)

Alkisah, suatu ketika seseorang bertamu di rumah Maimun bin Mahram, dengan sesegera mungkin pembantu yang bekerja di rumah beliau datang melayani Maimun dan tamunya membawakan semangkuk gulai, tiba-tiba kakinya tergelincir dan kuah gulai itupun tumpah menyiram tubuh Maimun hingga basah.

Dengan gerakan spontan, Maimun hendak memukulnya, namun pembantunya segera mengingatkan Maimun, seraya berkata, "Wahai Tuanku, sampai sejauh mana engkau melaksanakan firman Allah Subhanahu wa ta'ala. yang berbunyi : { وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ } "... dan orang-orang yang mengekang amarahnya.". "Itu sudah ku laksanakan," jawab Maimun.

Kemudian pembantunya itu berkata kembali, "Bagaimana dengan ayat berikutnya : { وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ } "...dan saling memaafkan kesalahan orang lain". "Ya, sekarang ku maafkan kekhilafanmu itu" ucap Maimun.

Namun, pembantunya itu kembali berkata, melanjutkan ayat: { وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ } "Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan".

Atas kejadian seperti itu, akhirnya Maimun berkata, "Kini aku berbuat baik kepadamu, dengan membebaskan (memerdekakan) dirimu, semata-mata hanya karena Allah Subhanahu wa ta’ala."