QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Berdo’alah Kepada Allah, Niscaya Dia Kabulkan

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

"Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (QS. Ghafir: 60)

(Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu) Yang dimaksud dengan doa yakni permohonan untuk mendapatkan manfaat dan dijauhkan dari mudharat.

Berdoa merupakan suatu ibadah, bahkan ia adalah isi ibadah itu sendiri, sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih serta ayat ini juga merupakan dalil tentang hal ini, kerena Allah berfirman “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu” kemudian melanjutkan “Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku” yakni dari berdo’a kepada-Ku.

Dengan ini barangsiapa yang memohon dari orang mati untuk memenuhi kebutuhannya serta mendatangkan kepadanya manfaat dan menjauhkan dari mudharat, maka ia telah menyembah mereka dengan do’anya itu dan dengan sangkaannya bahwa mereka mengetahui hal ghaib serta mempersembahkan sesuatu yang tidak boleh dipersembahkan kecuali kepada Allah.

Dan berdoa kepada selain Allah tidak memberi manfaat sedikitpun bagi orang yang berdoa itu, sebab yang mampu mengabulkan do’a hanyalah Allah, dan Dia telah memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk berdo’a kepada-Nya dan menjanjikan kepada mereka akan mengabulkannya, dan janji-Nya pasti benar. 

(Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku) Yakni dari berdo’a kepada-Ku. (akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina) Ini merupakan ancaman keras bagi orang yang enggan berdo’a kepada Allah kerena kesombongannya.

Maka wahai hamba-hamba Allah, sampaikan dan sandarkanlah segala keinginan dan permohonan kalian kepada Dzat yang memerintahkan kalian untuk menyampaikan doa kepada-Nya, dan yang telah menjamin kalian untuk mengabulkannya, sebab Dialah yang Maha Pemurah yang mengabulkan doa orang yang berdoa kepada-Nya, dan murka terhadap orang yang enggan meminta karunia-Nya yang agung dan kekayaan-Nya yang luas, baik itu mengenai kebutuhan dunia maupun akhirat.

[Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir, Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar]