QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Kisah Ummu Mahjan Marbot Perempuan Zaman Rasulullah

Dalam kitab Sahih al-Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah, dikisahkan bahwa di masa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebutlah seorang perempuan hitam yang mengurus masjid Nabawi. Saat itu, orang-orang biasa menyebutnya dengan panggilan Ummu Mahjan. Setiap hari, Ummu Mahjan rajin menyapu dan membersihkan masjid Nabawi.

Pekerjaannya memang sangat sederhana, tapi ia terus istiqomah menjalaninya setiap hari. Pada suatu hari, Ummu Mahjan jatuh sakit. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian berpesan “Jika ia meninggal dunia, maka jangan kuburkan ia sebelum aku menyalatkannya”.

Mengharukan, Ummu Mahjan akhirnya wafat pada malam hari sebab sakit yang dideritanya ternyata parah. Kemudian, para sahabat mendatangi kediaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ba’da Isya dan ternyata beliau sudah terlelap. Akhirnya, mereka memutuskan untuk tidak memberitahukan Rasulullah sebab khawatir mengganggu istirahat beliau.

Alasan lainnya adalah ternyata mereka tidak menganggap Ummu Mahjan sebagai orang yang penting. Mereka beranggapan tidak akan ada apa-apa apabila tidak mengabarkannya kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam Para sahabat pun akhirnya langsung menguburkan Ummu Mahjan di daerah Baqi al-Gharqad.

Beberapa hari berlalu dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam merasa heran sebab tak lagi bertemu dengan perempuan yang biasanya membersihkan masjid Nabawi. Rasulullah kemudian bertanya tentang keberadaan marbot masjid perempuan tersebut kepada para sahabat.

Para sahabat pun menjawab dan mengabarkan bahwa Ummu Mahjan telah wafat beberapa hari yang lalu. Betapa kagetnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. mendengar kabar itu. Wajah Rasulullah tampak menahan marah dan berkata “Mengapa kalian tidak memberitahukannya kepadaku?”

“Ya Rasul, kami takut mengganggu engkau”, jawab para sahabat. Beliau pun berkata lagi, “Tunjukkan kepadaku di mana letak kuburannya.” Para sahabat mengantar Rasulullah Saw. menuju makam Ummu Mahjan. Begitu sampai, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian berdiri di dekat makamnya dan melaksanakan shalat ghaib Ummu Mahjan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bersabda “Sesungguhnya kuburan-kuburan ini telah dipenuhi kegelapan bagi penghuninya. Dan Allah subhanahu wa ta’ala benar-benar akan memberikan mereka cahaya karena shalat yang aku lakukan atas mereka.”