QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Selalu Ada Jalan Bagi Orang Yang Percaya

Seringkali kita berputus asa tatkala mendapatkan kesulitan atau cobaan. Padahal Allah telah memberi janji bahwa di balik kesulitan pasti ada jalan keluar yang begitu dekat.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Surat Asy-Syarh ayat 5-6,

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”

Kata al-‘usr (kesulitan) yang diulang dalam ayat tersebut hanyalah satu. Al-‘usr dalam pertama sebenarnya sama dengan al-‘usr dalam ayat berikutnya, karena keduanya menggunakan isim ma’rifah (seperti kata yang diawali alif lam). Sebagaimana kaidah dalam bahasa arab, “jika isim ma’rifah diulang, maka kata yang kedua sama dengan kata yang pertama.” Intinya kesulitan pada ayat pertama sama dengan kesulitan pada ayat kedua.

Sedangkan kata yusro (kemudahan) dalam surat tersebut ada dua. Yusro (kemudahan) pertama berbeda dengan yusro (kemudahan) kedua, karena keduanya menggunakan isim nakiroh (seperti kata yang tidak diawali alif lam). Sebagaimana kaidah bahasa arab, “secara umum, jika isim nakiroh itu diulang, maka kata kedua berbeda dengan kata yang pertama.” Dengan demikian, kemudahan itu ada dua karena diulang. Ini berarti ada satu kesulitan dan ada dua kemudahan.

Ibnu Rajab Rahimahullah berkata, “jika kesempitan itu semakin terasa sulit dan semakin berat, maka seorang hamba akan menjadi putus asa dan demikianlah keadaan makhluk yang tidak bisa keluar dari kesulitan. Akhirnya, ia pun menggantungkan hatinya pada Allah semata. Inilah hakekat tawakal kepada-Nya. Tawakal inilah yang menjadi sebab terbesar keluar dari kesempitan yang ada. Karena Allah sendiri telah berjanji akan mencukupi orang yang bertawakal kepada-Nya.

“Barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath-Thalaq: 3)

Inilah rahasia yang sebagian kita mungkin belum mengetahuinya. Jadi intinya, tawakal lah yang menjadi sebab terbesar seseorang keluar dari kesulitan dan kesempitan.