QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Demi Kuda Perang Yang Berlari Kencang

Dalam Surat Al-‘Adiyat Allah bersumpah dengan kuda, karena ia memiliki perangai terpuji yang tidak dimiliki oleh binatang yang lain. Hal itu karena dia adalah kendaraan untuk perang bagi orang arab dan mempunyai pengaruh atas jiwa kaum mukminin.

Padahal, terdapat ajakan untuk memiliki kuda dan berlatih dengannya untuk berjihad di jalan allah. Juga seruan untuk membiasakan diri dengan urusan yang besar, bersungguh-sungguh dan gesit beramal, serta untuk memiliki kuda dengan maksud-maksud yang baik.

Kelanjutan dari sumpah tersebut adalah penjelasan tabiat manusia, bahwa dia mengingkari nikmat dan lupa bersyukur pada Khaliq Sang Pemberi nikmat dan sering kali hal itu membawanya tidak tunduk pada syariat Allah serta hukum-hukumNya.

Terdapat penjelasan bahwa karena sangat cintanya manusia kepada harta, hal itu membuatnya kikir dan meninggalkan infaq. Bahkan engkau lihat mereka bersungguh-sungguh mencari harta, sampai-sampai bersedia membinasakan dirinya demi harta.

Mereka memperhatikan dunia dan berpaling dari akhirat serta lupa pada hak Allah atas apa yang di berikan, sehingga Allah mengancamnya dan menjanjikan siksaan jika tetap pada sifat-sifat ini dan tidak memperbaiki akhlaqnya.

أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِي الْقُبُورِ , وَحُصِّلَ مَا فِي الصُّدُورِ

“Apakah mereka tidak tahu, tatkala di bangkitkan apa yang ada di dalam kubur dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada” (QS. Al-‘Adiyat: 9-10)

Artinya, apakah orang yang mengingkari dan pura-pura lupa akan perintah dan larangan Allah mengetahui apa yang terjadi jika dia keluar dari kuburnya dan tampak jelas apa yang ada pada dirinya, dari niat, kemauan, kebaikan, dan keburukan. 

(Ad-Durus Al-Muhimmah Li ‘Ammatil Ummah)