QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Pesan Di Balik Ibadah Kurban

Setiap ajaran yang Allah turunkan tidak mungkin kering dari nilai dan tujuan, demikian pula dengan ibadah kurban pasti ada nilai yang terkandung dan bisa kita jadikan pelajaran.
Perintah berkurban menurut sebagian Ulama dipahami dari Quran Surat Al-Kausar ayat 2,
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ
“Maka dirikanlah solat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.”
Menurut Al-Bagawi, dalam surat Al-Kausar, perintah solat dan kurban adalah wujud syukur atas anugerah agung yang telah Allah berikan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Yakni Al-Kausar (nikmat yang banyak). Menurut Ibnu Asyur, mengingat ini adalah bentuk terima kasih, maka sudah sepatutnya tujuan dan niat dari ritual itu tidak lain hanyalah karena Allah sebagai Zat yang memberi anugerah tersebut.
Muhammad Musthafa Al-Qaujawi menyebutkan bahwa surat Al-Kausar sebenarnya memiliki relasi dengan surat sebelumnya, Al-Ma’un. Pada surat Al-Ma’un dijelaskan beberapa sifat para pendusta agama. Di antaranya adalah mencerca anak yatim, tidak mau berbagi dengan orang-orang miskin, yang lupa solatnya, yang riya` dalam beribadah. Sementara surat Al-Kausar terdapat perintah solat dan qurban dengan tujuan hanya untuk Allah subhanahu wa ta’ala.
Di antara pesan yang terpendam dalam Surat Al-Kausar dengan gambaran yang telah dipaparkan adalah; ibadah, baik yang bersifat sosial seperti qurban maupun spiritual-individual seperti solat, haruslah didasarkan pada kerelaan untuk mencari ridha-Nya. Di samping itu, tidak hanya berhenti dalam ibadah ritual-individual melainkan dilanjutkan dengan ibadah-ibadah sosial. Sebagaimana dalam surat Al-Kausar, setelah perintah solat dilanjutkan dengan perintah kurban.