QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Api di Dasar Lautan

Api yang membakar kayu bisa padam bila disiram oleh air. Fakta ini bisa diterima oleh akal manusia, dimana air menjadi media untuk memadamkan api pada peristiwa kebakaran.

Mungkin tidak masuk akal bila api justru muncul dari dalam air. Namun, nyatanya ini terjadi pada suatu fenomena alam yang terjadi di dasar lautan. Api ini keluar secara alami karena letusan-letusan gunung api bawah laut.

Dijelaskan bahwa setelah perang dunia II, para ilmuwan menjelajahi samudera dan lautan mencari bahan-bahan mineral yang cadangannya hampir habis akibat peradaban manusia materialistik yang amat boros.

Mereka terkejut menemukan banyak pegunungan vulkanik terbentang di sepanjang ribuan kilometer di dalam lautan. Dengan mempelajari bentangan pegunungan bawah laut, jelas bahwa gunung-gunung tersebut terbentuk akibat dari letusan-letusan dahsyat gunung berapi.

Pada kedalaman satu mil di bawah laut, lahar letusan gunung api bisa meleleh keluar dan memanas hingga menyemburkan abu-abu vulkanik. fenomena ini bisa terjadi di seluruh lautan.

Gunung-gunung api di dasar samudera jumlahnya lebih banyak dan lebih aktif dibandingkan dengan gunung-gunung api di atas daratan. Gunung api tersebut terbentang di sepanjang dasar samudera.

Sebelum manusia menemukan fakta ini dan menemukan teknologi canggih untuk observasi bawah laut, sejak 14 abad lalu Al-Qur`an telah menjelaskan fenomena sains tersebut melalui firman Allah:

“Demi bukit (Sinai). Dan kitab yang ditulis. Pada lembaran terbuka. Demi Baitul Ma’mur (Kakbah). Demi atap yang ditinggikan (langit). Dan laut yang di dalam dasarnya ada api.” (QS. At-Tur: 1-6)