QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Pembentukan Awan dan Hujan dalam Al Qur'an

Para Ilmuwan menyepakati bahwa proses turunnya hujan dimulai dengan adanya pembentukan awan tebal dan dorongan angin, kondensasi, hingga proses selanjutnya. Al-Qur`an telah memerinci bagaimana awan dan proses turunnya hujan berlangsung jauh sebelum sains modern menjabarkan.

Menurut Harun Yahya, manusia baru mengetahui tahapan pembentukan hujan setelah radar cuaca ditemukan. Namun, Al-Qur`an telah menjelaskan secara detail pada 14 abad silam. Berdasarkan pengamatan radar, pembentukan hujan terjadi dalam tiga tahap. “Pertama, pembentukan angin, kedua pembentukan awan, ketiga turunnya hujan.” Hal itu sangat sesuai dengan apa yang diungkapkan dalam Al-Qur`an,

“Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celanhnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendakinya tiba-tiba mereka menjadi gembira. (QS. Ar-Rum: 48)

Ayat tersebut sangat sesuai dengan dengan pemantauan radar cuaca. Tahap pertama, pembentukan hujan dijelaskan lewat, “Allah, Dialah yang mengirimkan angin..” Tahap kedua, pembentukan awan dijelaskan dalam, “lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya dan menjadikannya bergumpal-gumpal..” Tahap ketiga, turunnya hujan pada ayat, “lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya..” Sungguh Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.