QuranBest (Free)

150juta++ halaman Al Quran telah dibaca

Keistimewaan Lafadz Allah

Lafadz Allah (ٱللَّهَ) dalam bahasa Arab terdiri atas empat huruf, yaitu Alif, dua Lam, dan Ha. Keempat huruf ini apabila digabung akan membentuk lafadz Allah. Tentunya kita sering menemui lafadz Allah dalam berbagai bentuknya, di setiap lembar Al-Qur`an.

Selain sebagai sayyidul asma` al-husna (yang memiliki asma`ul husna), ada sebuah keistimewaan tersendiri bila dilihat dari kacamata ilmu alat: nahwu dan sharaf. Keistimewaannya adalah lafadz yang terdiri atas empat huruf Arab itu mampu berdiri sendiri dan masih mempunyai arti yang sama, meski huruf sebelumnya dibuang satu persatu.

Lafadz Allahu (ٱللَّهَ) jika kita buang huruf alifnya, maka akan menjadi للَّهَ (Lillahi: milik Allah) seperti pada ayat:

لِّلَّهِ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ

"Milik Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.." (QS. Al-Baqarah: 284)

Lafadz Lillahi (للَّهَ) jika kita buang huruf lam-nya, maka akan berbunyi لَه (Lahu: milik-Nya) misalnya pada ayat:

أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ ٱللَّهَ لَهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ

"Tidakkah kamu tahu bahwa Allah, milik-Nya kerajaan langit dan bumi.." (QS. Al-Baqarah: 107)

Kalau dari lafadz Lahu (لَه) kita buang lagi huruf lam-nya, sehingga hanya tersisa satu huruf saja yaitu هُ (bagi-Nya), sebuah damir (kata ganti) yang maksudnya kembali kepada lafadz Allah.Seperti ayat berikut:

وَإِبْرَٰهِيمَ إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ

"Dan Ibrahim, ketika berkata kepada kaumnya, sembahlah Allah dan bertaqwalah kepada-Nya.." (QS. Al-'Ankabut: 16)

Itulah salah satu keistimewaan lafadz Allah ditinjau dari segi ilmu sharaf. Dialah Allah Dzat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dia yang mempunyai nama-nama yang indah dalam Asma`ul Husna, diantaranya disebutkan pada Surat Al-Hasyr ayat 22 sampai 24.

Yuk baca dan maknai ayatnya!